KAJIAN INSENTIF FISKAL SEGERA DIRAMPUNGKAN

JAKARTA: Kementerian Perindustrian segera merampungkan pengkajian jenis industri yang akan mendapatkan fasilitas insentif fiskal, khususnya sektor manufaktur yang mampu memberikan nilai tambah.

Menteri M. S. Hidayat menegaskan pembahasan mengenai sektor industri yang berhak memperoleh insentif saat ini dalam tahap penyelesaian dan pekan depan diharapkan bisa dibahas bersama dengan Menteri Keuangan, Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM), Kementerian Pertanian, dan instansi terkait lainnya. “Minggu depan, saya akan minta waktu untuk bertemu dengan Menkeu, BKPM, dan Kementan untuk membahas ini karena banyak regulasi baru yang akan mendorong pengembangan industri yang bernilai tambah. Saya sedang selesaikan,“ kata Hidayat di sela-sela acara buka bersama di kediamannya, Selasa malam.

Hidayat menegaskan secara prinsip melalui kebijakan yang tengah disiapkan itu, ekspor Indonesia boleh saja makin tinggi, tetapi nilai tambahnya juga harus ditingkatkan.

Sebelumnya, Menperin mengutarakan pengembangan industri hilir agro merupakan salah satu sektor yang diajukan untuk mendapatkan fasilitas insentif. Sekjen Kemenperin Agus Tjahajana menegaskan salah satu kriteria sektor yang bisa diberikan insentif pajak atau tax holiday yakni industri yang bisa menambah kapasitas terpasang.

“Selain itu, industri yang mampu mengolah sumber daya alam di sekitarnya kemungkinan akan diberi tax holiday. Terakhir, industri di berada di kawasan ekonomi khusus.“

Dirjen Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Benny Wachjudi menambahkan pihaknya juga mengusulkan industri ban kendaraan bermotor untuk mendapatkan insentif pajak, mengingat sektor ini menyerap 25% dari produksi karet alam.

“Rupanya industri ini belum diberikan tax allowance yang ada di PP No. 62,“ papar Benny.

Dewan Karet Indonesia (Dekarindo) berupaya mendorong pembangunan industri hilir karet dengan menarik investasi dan teknologi dari investor di Eropa, menyusul belum berkembangnya hilirisasi sektor ini di Tanah Air.

Ketua Umum Dekarindo A.Azis Pane mengatakan industri hilir karet di dalam negeri saat ini perlu dikembangkan sehingga meningkatkan daya saing usaha dan memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Saat ini belum berkembang [hilirisasi industri]. Kami akan dorong dengan mencari investor baru dari Eropa yang memiliki kapasitas dan teknologi.“

    
OLEH SITI MUNAWAROH

Sumber : Bisnis Indonesia
Tanggal: 02 September 2010 

0
0

Daftar Anggota

User login

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Image CAPTCHA
Enter the characters shown in the image.